Slider

Powered by Blogger.
Latest Post

Tips Memasang Iklan Property Di Internet

Written By Unknown on Wednesday, April 10, 2013 | 12:39 AM



Tips Memasang Iklan Properti di Internet


Salah satu media iklan properti di internet
Saat ini, internet telah menjadi dari bagian hidup manusia. Di negara manapun internet bisa diakses oleh siapapun. Sebagai media, internet merupakan salah satu alternatif untuk beriklan, bahkan kedepannya iklan internet akan mengalahkan media cetak. Tak terkecuali iklan properti. Dengan beriklan di internet, properti yang kita tawarkan akan lebih mudah dan cepat sampai ke calon pembeli. Nah, bagaimana caranya agar iklan properti Anda di internet bisa efektif, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui tips dalam memasang iklan. Supaya iklan tersebut efektif dan dapat memenuhi tujuan Anda dalam mencari calon pembeli yang potensial, simak tips memasang iklan properti di internet berikut ini :

1. Siapkan konsep iklan yang bagus.
Konsep iklan memang memerlukan proses kreatif, sehingga jika Anda tidak yakin dengan konsep iklan tersebut, ada baiknya Anda meminta saran biro periklanan. Upayakan agar konsep iklan Anda efektif, sehingga menambah minat orang pada properti Anda dan bahkan menarik mereka untuk melakukan kunjungan.

2. Sesuaikan biaya iklan dengan anggaran.
Untuk memasang iklan sekelas profesional, mungkin Anda perlu menyiapkan dana sedikit lebih banyak. Selain itu, pikirkan media-media alternatif yang memungkinkan Anda meletakkan iklan dengan harga yang terjangkau namun tetap efektif.

3. Lakukan riset
Untuk mengetahui apakah iklan sudah efektif, cobalah berfikir sebagai pembaca iklan. Anda dapat melakukan riset dan membaca iklan-iklan properti lainnya sebagai rujukan. Adakah iklan tertentu yang menurut Anda menarik. Jika ya, pelajari iklan tersebut dan coba serap tekniknya. Pilihan kata, jumlah kata, pilihan gambar, struktur, tata letak, atau bahkan tanda baca yang digunakan dapat menggugah reaksi pembaca iklan.

4. Buatlah daftar yang berisi semua fitur properti Anda.
Beri tanda pada fitur-fitur yang Anda sukai, atau menurut Anda menarik. Gunakanlah fitur-fitur tersebut untuk mulai merangkai iklan Anda sendiri. Setelah ini, Anda seharusnya sudah bisa mulai membayangkan struktur iklan Anda sendiri. Visualisasikan konsep Anda sejelas mungkin.

5. Pastikan informasi dasar mengenai properti Anda ditulis dengan jelas.
Informasi dasar biasanya mencakup lokasi, jumlah kamar dan kamar mandi, luas tanah/luas bangunan, dan sebaiknya cantumkan harga permintaan. Setelah itu, anda dapat menambahkan fitur-fitur yang disebutkan di atas dan kondisi umum properti. Panjang deskripsi yang idealnya biasanya di bawah 100 kata.

6. Pilihlah gambar atau foto yang menarik tentang properti Anda.
Pilihlah gambar (terutama untuk iklan di internet) sangatlah efektif, karena Anda dapat menggunakan beberapa gambar untuk menunjang iklan Anda. Untuk iklan di koran, mungkin memasang iklan bergambar memerlukan biaya lebih. Gambar yang sebaiknya dipilih adalah gambar-gambar yang jelas, bersih (tidak buram), dan menunjukkan sisi terbaik dari properti tersebut. Tonjolkan ciri khas dari properti yang dijual, ini akan membedakan iklan Anda dari iklan lainnya.

7. Informasi kontak harus jelas.
Informasi lain yang sangat penting untuk dimasukkan ke dalam iklan adalah informasi kontak yang dapat dihubungi. Pastikan info ini mudah ditemukan di dalam iklan anda, agar iklan Anda efektif. Info ini dapat berupa nama, nomor telepon, alamat email, ataupun link ke situs Anda.

8. Koreksi dengan meminta masukan.
Setelah Anda selesai membuat iklan, berikan iklan tersebut kepada teman atau rekan untuk diminta masukan. Dengarkan komentar mereka, dan gunakan masukan tersebut untuk memperbaiki mutu iklan.

Ikuti Training Property di sini

Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Tanah





Ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli tanah. Jangan sampai kelak Anda menyesal setelah terlanjur membeli tanah yang ditawarkan, ingat sesal dahulu pendapatan  sesal kemudian tidak berguna.
Oke, sebelum Anda membeli tanah, pertimbangkan yang berikut ini :

1. Posisi Lokasi.
Hindari posisi lokasi lahan di Tusuk Sate atau di ujung jalan buntu. Secara teknis lahan di tusuk sate akan terganggu keyamanannya ketika ada lampu kendaraan. Sedangkan lahan di jalan buntu, akan sering menggangu kenyamanan penghuni karena banyak kendaraan yang terjebak/tersesat disana. Tips ini tidak berlaku jika tanah tersebut berada dalam sebuah komplek perumahan tertutup (cluster).

2. Bahu Jalan.
Pilihlah lahan dengan lebar menghadap bahu jalan minimal 8 meter. Karena untuk mengantisipasi apabila desain rumah Anda nantinya memiliki garasi mobil. flow lebar mobil yang ideal adalah 3 meter, untuk buka-tutup pintu, sehingga setidaknya Anda masih memiliki sisa 5 meter untuk desain fasade selain garasi.

3. Akses Jalan.
Pilihlah lokasi dengan jalan masuk minimal 4 meter, atau ada baiknya lebih sehingga cukup 2 mobil berpapasan. Akan lebih baik apabila, ruas jalan lokasi tersebut, merupakan jalan pemerintah (sudah di-aspal) sehingga lokasi ini dimungkinkan akan mudah berkembang. Jangan tergiur oleh janji-janji developer yang sering mengatakan, “Jalan ini sekarang memang masih tanah, tapi besok akan diperlebar dan diperkeras” atau “nanti kalau pemukimannya sudah padat, bisa bergotong royong untuk memperkeras jalan dengan paving block”.

4. Contour Tanah.
Pilihlah lokasi dengan contour tanah datar atau landai. Hindari pemilihan lokasi dengan contour curam/terjal. Karena anda akan membutuhkan biaya besar untuk melakukan pengerukan dan penimbunan (cut and fill).

5. Status Lokasi.
Pilihlah lokasi yang telah berstatus Pekarangan, karena kalau masih berstatus sawah maka Anda harus melakukan proses pengeringan yang memakan waktu tertentu dan biaya tambahan

6. Prospek.
Apabila Anda akan mebeli tanah/lahan dengan tujuan sebagai invetasi maka perlu diperkirakan bagaimana prospek ke depan di daerah tersebut. Anda bisa datang ke bagian tata kota untuk melihat Master Plan pengembangan di daerah tersebut, apakah akan dibangun pusat perbelanjaan, kampus atau fasilitas umum lainnya. Hal ini akan berpengaruh terhadap kecepatan keanikan harga tanah Anda.

7. Surat Kelengkapan.
Surat-surat kelengkapan perlu Anda cermati sebelum serah terima/pembayaran. Ada baiknya anda melakukan cross-check ke pihak RT/RW dan kelurahan terhadap status tanah/lahan tersebut.

Tips Memperkerjakan Tukang

Written By Unknown on Monday, April 8, 2013 | 8:54 PM





Tips Mempekerjakan Tukang

  Membangun rumah pasti memerlukan tukang dan mandor, dengan sistem upah harian atau borongan. Kedua sistem upah tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan, tergantung dari cara kerja tukang dan pemahaman kita tentang tata kerja dan tahapan membangun rumah. Pemahaman yang kurang, setengah-setengah apalagi nol, akan membuat biaya menjadi bengkak, keluhan tentang hal ini sering kami dengar dari klien kami. Ada yang memakai upah borongan, namun hasil kerjanya mengecewakan, ada pula yang memakai tenaga harian, namun tukangnya bekerja sangat lamban dan terkesan hanya menghitung jam.
Bagaimana tips dan trik dalam mempekerjakan tukang..?

  Sebelumnya, anda mesti tahu dulu bahwa dalam pembangunan rumah, kita memerlukan kerjasama yang baik antara sesama pekerja, pengawas dan anda sebagai pemilik rumah. Pekerjaan dilaksanakan secara berkesinambungan berdasarkan susunan rencana kerja. Karena itu, dibutuhkan manajemen proyek yang akan mengatur keseluruhan proses dan tahapan pembangunan.

  Namun, tidak semua pekerjaan dikerjakan secara berurutan, ada beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan secara bersamaan dan ada yang mesti dikerjakan secara bergantian. Pengetahuan tentang hal ini akan sangat berarti bagi anda yang memakai tukang harian, untuk menghindari adanya tukang yang menganggur sedangkan anda tetap membayar upahnya per-hari.

Berikut kategori pekerjaan :

A. Beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan secara bersamaan.
Ketika sebagian tukang mengerjakan pondasi batu, sebagian yang lain bisa kita perintahkan untuk membuat tulangan pembesian sloof dan kolom beton.
Saat itu pula kita mesti memulai menyiapkan kusen, agar pada saat dibutuhkan, kusen pintu dan jendela sudah siap tersedia.
Ketika tukang batu memasang bata, tukang kayu sudah bisa menyiapkan pembuatan kerangka atap (seperti kuda-kuda), sehingga pada saat bata sudah full terpasang, tukang kayu bisa langsung melakukan pemasangan.
Pada saat pemasangan reng genteng, tukang kayu bisa sekalian melakukan pemasangan kerangka plafon.
Saat tukang kayu bekerja diatas (memasang genteng), tukang batu bisa mengerjakan plesteran.

B. Beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan secara bergantian.
Pekerjaan pemasangan bata dilakukan secara bergantian dengan pengecoran kolom beton.
Pekerjaan pemasangan plafon dilakukan secara bergantian dengan pemasangan instalasi listrik.
Pekerjaan pemasangan instalasi air dilakukan bergantian dengan pekerjaan plesteran.

C. Beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan secara berurutan.
 Pemasangan sloof beton dilakukan setelah pemasangan pondasi batu.
 Pekerjaan plesteran dilakukan setelah pemasangan bata.
dll.
Selain anda harus mengenali  kategori pekerjaan diatas, anda juga harus pandai memilih tukang yang berpengalaman, karena yang menentukan kualitas dan kerapian rumah anda adalah para pekerja alias tukang. Kesalahan dalam memilih tukang akan membuat hasinya mengecewakan dan ini sering terjadi pada proyek pembangunan rumah pribadi. Alangkah baiknya jika sebelum anda memutuskan untuk mempekerjakan mereka, anda telah mendapat rekomendasi dari orang yang pernah mempekerjakan mereka atau melihat mereka bekerja di tempat lain. Berikut beberapa ciri tukang berpengalaman :


  • Mempunyai keahlian membaca gambar lapangan (gambar kerja).
  • Ahli dalam bidang yang dia kerjakan.
  • Komitmen dalam menjaga kualitas dan kerapian.
  • Bisa bekerjasama dengan tukang lainnya.
  • Mudah diberi penjelasan perihal yang anda diinginkan.
  • Hemat dalam penggunaan material / bahan bangunan.
  • Mampu mengatasi permasalah di lapangan.
  • Rajin dan cepat dalam bekerja, serta rapi hasil kerjanya.

 Setelah anda mendapatkan pilihan kepada siapa anda menyerahkan pekerjaan pembangunan rumah anda, tahapan selanjutnya, anda harus melakukan negosiasi apakah akan menggunakan sistem upah harian ataukah borongan. Berikut perbandingan antara sistem harian dengan sistem borongan :


  • Upah sistem borongan lebih murah daripada harian.
  • Pekerja borongan terkadang kurang memperhatikan kerapian, karena ingin mempercepat waktu selesai.
  • Pekerja harian terkadang bekerja dengan lamban, untuk memperbanyak jumlah hari kerja.
  • Pekerja harian bisa lebih hemat jika anda bisa melakukan pengawasan setiap hari.
  • Pekerja borongan bisa bekerja rapi jika anda melakukan pengawasan ketat. Tentunya anda harus mengenali terlebih dahulu tatacara dan tahapan serta kategori pekerjaan.

Apabila hasil yang kurang memuaskan dan anda harus memutuskan untuk memberhentikan, pekerja harian lebih mudah diberhentikan.
 Selanjutnya, jika anda memutuskan untuk memakai sistem upah harian, anda harus pandai membaca pekerjaan dan kebutuhan anda terhadap pekerja. Ada beberapa jenis pekerjaan yang memerlukan banyak pekerja dan ada yang hanya memerlukan sedikit pekerja. Selain memakai tukang ahli, anda juga memerlukan tenaga pembantu (kenek), supaya lebih hemat anda bisa menggunakan rumus satu kenek untuk dua tukang dan rumus hasil rata-rata satu pekerja per-hari sebagai berikut :


  • Pasangan batu pondasi : 3 m³ - 4 m³
  • Pasangan bata              : 3 m³ - 5 m³
  • Plesteran dinding          : 3 m³ - 4 m³
  • Pemasangan plafon       : 7 m³ -10 m³
  • Pengecatan                   : 17 m³ - 20 m³

 Dengan mengetahui rumus diatas anda bisa memutuskan apakah akan memakai tukang harian ataukah borongan. Namun ada cara yang lebih mudah terutama bagi anda yang sibuk dan hanya punya sedikit waktu, serahkan saja pekerjaan rumah anda kepada seorang kontraktor yang anda percaya dan telah anda ketahui hasil kerjanya, anda hanya tinggal menunggu hasilnya (terima kunci), mudah bukan..?

Untuk Lebih Expert di bidang property bisa mampir ke sini

Tips Memilih Tukang Bangunan




Tips Memilih Tukang Bangunan

Tukang Bangunan
Dalam membangun rumah atau gedung, tentunya kita memerlukan tukang bangunan. Tanpa tukang bangunan, rumah atau gedung yang kita tempati atau ada disekitar kita sekarang kita tak akan terwujud. Karena tukang bangunanlah yang berjasa mengerjakannya. Baik kontraktor ataupun pemilik proyek memerlukan tukang bangunan. Sayangnya, tidak semua tukang bangunan bisa kita andalkan. Memang, kalau kita tanya, semua tukang pasti menjawab bisa dan mampu, kenyataannya saat diserahi pekerjaan, kualitas kerjanya buruk dan mengecewakan. Ada juga tukang bangunan yang kerjaan belum selesai upahnya sudah habis diminta duluan, giliran menyelesaikan hutang kerjanya malas-malasan. Itu berdasarkan pengalaman kami sebagai kontraktor. Ada tukang bangunan yang minta upah harian, namun jam kerjanya tidak sampai satu hari, terlalu banyak istirahat.
Nah, bagaimana memilih tukang bangunan yang baik? Simak tips berikut ini :

1. Pilih tukang bangunan yang bertanggungjawab 
Pertimbangan awal bagi Anda yang ingin memakai jasa tukang bangunan, pilihlah yang memiliki tanggungjawab tinggi. Tanggungjawab ini penting, karena kadang kita tidak bisa setiap detik mengontrol pekerjaan yang kita berikan. Bertanggungjawab dalam artian siap menerima dan memperbaiki komplain kita atas hasil kerjanya. Bahkan siap mengganti material yang sudah digunakan dan harus dibongkar karena salah dalam pengerjaan. Alangkah baiknya jika Anda hanya menggunakan jasa tukang bangunan yang sudah terpercaya sehingga memberikan rasa aman dan nyaman dalam mempercayakan pekerjaan. Sebelum memberi kepercayaan, sebaiknya terlebih dahulu Anda mencari refferensi dari kenalan ataupun keluarga Anda yang pernah memakai jasanya. Refferensi ini penting karena berdasarkan pengalaman si pemberi refferensi.

2. Pilih tukang bangunan yang ahli
 Jangan tergiur dengan upah murah, namun keahliannya meragukan. Karena risiko rugi Anda lebih besar dari sekedar menghemat upah. Pilihlah tukang yang benar-benar ahli dibidangnya. Misalnya tukang bangunan khusus pekerjaan beton bertulang yang disebut tukang batu atau tukang yang ahli dalam bidang perkayuan disebut tukang kayu serta bidang pertukangan lainya. kriteria ahli seorang tukang bangunan dapat diketahui dengan cara melihat bagaimana hasil pekerjaanya serta berapa lama waktu untuk menyelesaian pekerjaan tersebut. Minta perlihatkan bangunan yang pernah dia kerjakan, kemudian konfirmasi pemilik bangunan apa benar tukang tersebut yang mengerjakan bangunannya.

3. Pilih tukang bangunan yang berpengalaman
Tukang bangunan yang berpengalaman akan mempercepat waktu pengerjaan. Karena saat bekerja dia tidak perlu lagi memikirkan teknik pengerjaan, sebab sudah tahu tekniknya dan pernah dia kerjakan sebelumnya. Berbeda dengan tukang yang walaupun mampu namun belum ada pengalaman sebelumnya. Bermacam-macam pelaksanaan pembangunan rumah yang sudah dikerjakan sebelumnya oleh tukang bangunan akan menyebabkan semakin terasahnya kemampuan tukang bangunan. Pengalaman dalam membangun juga akan memberikan hasil terbaik seperti bangunan yang rapi dan tahan lama. Dari itu, dalam memilih tukang bangunan, pilihlah yang berpengalaman.

4. Pilih tukang bangunan yang upahnya sesuai
Perlu Anda tahu, upah jasa antar tukang bangunan tidaklah sama. Satu sama lainnya kadang memiliki standar berbeda. Ada yang minta sekian perhari dan ada yang minta dibawahnya. Pertimbangkan untuk memilih tukang yang upahnya terjangkau agar biaya yang Anda anggarkan tidak membengkak dikemudian harinya. Kecuali itu, kesesuaian upah tukang dengan kemampuan kerjanya perlu juga dipertimbangkan apakah terlalu mahal atau terlalu murah sehingga dalam proses pembangunan dapat terlaksana dengan baik. Pilihlah tukang bangunan yang upahnya sesuai.

Demikian tips memilih tukang bangunan dari kami, tentunya ini bagi Anda yang ingin menggarap sendiri proyek bangunan Anda. Bagi Anda yang tidak ingin diribetkan dalam hal ini, sebaiknya serahkan saja pengerjaan bangunan Anda kepada kontraktor yang Anda percaya. Sehingga Anda tidak perlu repot mencari, memilih dan memonitor tukang bangunan. Apalagi kalau Anda termasuk orang yang sibuk, lebih baik sediakan dana untuk membayar kontraktor dan biarkan dia yang bekerja untuk Anda.

Ingin lebih expert di bidang property ? silahkan mampir ke sini

Bencana2 Konstruksi terbesar di dunia

Written By Unknown on Thursday, April 4, 2013 | 11:39 PM



Tragedi Quebec City Bridge

November 2011 silam, kita dikagetkan dengan bencana ambruknya jembatan di Kutai Kertanegara yang melintasi Sungai Mahakam. Bencana ini menewaskan sedikitnya 4 orang dan puluhan lainnya luka.  Bencana tersebut menjadi sebuah pelajaran, kegagalan dalam membuat konstruksi bangunan bisa berakibat fatal. Runtuhnya bangunan adalah salahsatu resiko dari gagalnya struktur. Dunia mencatat, ada beberapa kesalahan dalam pembuatan konstruksi yang berujung tragedi tragis dan mematikan. Dari itu, dalam membuat sebuah bangunan, haruslah melewati tahap perencanaan yang matang dan pengerjaan yang ekstra hati-hati dan pengawasan ketat.

Tragedi Quebec City Bridge
Telah banyak terjadi dalam sejarah, bencana yang diakibatkan gagalnya struktur bangunan. Selain itu, bencana juga bisa diakibatkan kurangnya perhatian dan kecermatan dalam pengerjaan. Berikut ini beberapa bencana terburuk dalam sejarah yang berhubungan dengan bangunan seperti dikutip dari Construction Digital :

1. Bendungan Teton
Bendungan Teton jebol pada 1976. Bendungan yang dibangun pemerintah federal Amerika Serikat di tenggara Idaho ini pecah saat pengisian pertama pada 5 Juni. Air yang mengalir deras dari bendungan menewaskan 11 orang dan menenggelamkan lebih dari 13 ribu ekor sapi, dengan kerusakan diperkirakan mencapai USD2 miliar.
Tanah yang berpori dan fondasi yang retak merupakan penyebab kolapsnya bendungan. Bendungan kosong hanya dalam beberapa jam, setelah 2 juta meter kubik air per detik tumpah ke ngarai di Sungai Teton. Kegagalan proyek bendungan membuat pemerintah Amerika memberlakukan peraturan yang lebih ketat untuk proyek serupa di negara tersebut.

2. Menara Pendingin Willow Island
Sebuah menara pendingin untuk pembangkit listrik dengan tinggi 430 kaki dibangun di West Virginia, Amerika, pada 1978. Namun kelalaian dan pekerjaan yang mengambil jalan pintas menyebabkan tewasnya 51 jiwa. Beton dan perancah yang buruk disebut sebagai faktor utama di balik kegagalan struktural.

3. Quebec City Bridge
Pembangunan Quebec City Bridge pada 1907 berakhir dengan tragedi. Saat pembangunan jembatan yang dibangun di atas Sungai St Lawrence ini, para pejabat mengabaikan fakta perhitungan awal untuk jembatan sebesar 8 juta poundsterling. Akibatnya, 75 pekerja tewas ketika jembatan runtuh dan jatuh ke sungai di bawahnya.

4. Chicago Crib
Saat para kru mengerjakan sebuah terowongan air ke Chicago pada 1909, kebakaran terjadi di tempat penyimpanan air pada musim dingin. Peristiswa ini menewaskan 60 pekerja dan membakar puluhan lainnya. Banyak pekerja yang tenggelam atau mengalami hipotermia karena mencoba menyelamatkan diri dari kobaran api.

5. Hyatt Regency
Saat pesta dansa sambil minum teh digelar di Hyatt Regency, Amerika Serikat, pada Juli 1981, ratusan orang berkumpul di bagian luar bangunan. Saat acara digelar, hotel belum satu tahun dibuka untuk umum.
Namun pesta ini berubah menjadi tragedi setelah kesalahan struktur bangunan membuat lantai empat hotel menimpa kerumunan orang yang ada di bawahnya. Salah satu tragedi bangunan paling mematikan di Amerika ini menewaskan 114 orang dan melukai 200 orang.

6. Mesin Derek di Kota New York
Sebuah mesin derek runtuh di pusat kota New York pada 2008. Peristiwa ini menewaskan enam pekerja bangunan dan satu perempuan yang berada di sekitar lokasi. Penyelidikan menemukan bahwa para pekerja lalai saat proses pekerjaan. Mereka hanya memasang empat tali yang telah usang, dari rekomendasi yang seharusnya delapan tali.

7. Lotus Riverside Complex
Pada 2009, sebuah bangunan perumahan vertikal yang baru selesai dibangun, runtuh di Shanghai, China. Peristiwa ini menewaskan satu pekerja konstruksi. Setelah melakukan penyelidikan dalam waktu lama, akhirnya ditemukan bahwa galian buangan di sekitar lokasi pembangunan membuat sungai runtuh dan menjenuhkan tanah di sekitarnya. Akibatnya tanah menjadi tidak stabil. Kesebelas kerangka di proyek yang tersisa dalam proyek itu segera diselidiki.

8. Tacoma Narrows Bridge
Saat dibuka pada 1940, jembatan ini merupakan jembatan gantung terpanjang ketiga di dunia. Namun empat bulan kemudian, Tacoma Narrows Bridge runtuh dengan cara yang dramatis. Angin dengan kecepatan 40 mph menyebabkan fenomena yang dikenal sebagai kepakan aeroelastik, beresonansi hingga ke bagian struktur jembatan. Akibatnya, jalan di jembatan pecah dan runtuh hingga ratusan meter ke ngarai di bawahnya.

Hindari Bencana dalam investasi propert, dengan mengikuti Training Property di sini

Tips Menjadi developer property

Written By Unknown on Tuesday, April 2, 2013 | 7:49 PM





Mau menjadi developer properti? Disinilah tempatnya kita sama-sama belajar bagaimana caranya dan apa saja langkahnya untuk menjadi seorang developer properti. Di sini kami mengupas semua tentang bisnis properti, termasuk tentang developer properti. Sudah beberapa artikel dan tips yang kami muat tentang  properti, silakan jelajahi arsip kami, atau melalui pilih kategori. Kali ini kami akan mengajak Anda melangkah dengan cukup hanya 7 langkah yang akan mengantarkan Anda menjadi seorang developer properti. 7 langkah menjadi developer properti berikut ini tentunya tidak bisa hanya dengan dibaca tanpa dipraktekkan. Jadi, kalau ingin sukses menjadi seorang developer properti, ikuti 7 langkah menjadi developer properti berikut ini :

Langkah Pertama : Hunting Lahan
Kalau mau menjadi developer properti tentunya harus mendapat lahan dulu buat dikembangkan. Lahan dimaksud bukan sembarang lahan, tapi lahan yang layak atau bisa dibuat layak. Layak disini maksudnya layak untuk dikembangkan dan dipasarkan. Lokasi dan posisi, kondisi, bentuk, status, sistem pembayaran, merupakan faktor dasar untuk menentukan apakah sebuah lahan layak untuk dikembangkan. Kenapa..? Karena :
a. Lokasi dan harga dasar akan mempengaruhi segmentasi pasar.
b. Bentuk lahan akan mempengaruhi efektifitas lahan komersil.
c. Kondisi lahan akan mempengaruhi modal infrastruktur dan biaya pengembangan.
d. Status lahan akan mempengaruhi percepatan proses perijinan yang berakibat biaya.
e. Sistem pembayaran mempengaruhi besaran modal yang musti digelontorkan.


Langkah Kedua : Kalkulasi Kelayakan
Setelah ketemu lahan, kalkulasikan dulu kelayakannya untuk dikembangkan. Berapa harga perolehan lahan dan type bangunan apa yang akan dibangun diatasnya. Apakah apartemen, pertokoan, perkantoran ataukah perumahan. Berapa index pendapatan yang diharapkan. Ingat, otak kita dapat bekerja secara cepat berdasarkan pengalaman sebelumnya. But, ini bagi Anda yang sudah mahir. Karena sering ketemu lahan, sering menghitung, dan sering praktek. Kalau masih pemula coba konsultasikan dengan teman developer yang lebih berpengalaman.

Langkah Ketiga : Buat Perencanaan
Selanjutnya, buat perencanaan. Ingat, gagal dalam merencanakan mengakibatkan kegagalan dalam melaksanakan. Banyak hal yang musti disusun dalam perencanaan. Bagaimana siteplan atau gambar kawasan yang terdiri dari berapa kapling komersil, berapa besaran fasilitas umum, gambar jalan, lebar jalan, lebar kapling dan sebagainya. Untuk lebih mudahnya, gunakan jasa konsultan perencanaan untuk melakukannya ini.
Selain itu, survei pemasaran untuk melihat persaingan pasar di daerah tersebut. Bisa dengan menyamar sebagai calon konsumen, bertanya banyak hal ke marketing developer dari harga jual (tentunya beserta diskon), spesifikasi, cara pembayaran, pajak-pajak jual beli. Dekati juga para tukang, mandor atau kontraktor yang sedang mengerjakan proyek di sana, untuk mengetahui harga borongan. Siapa tahu dapat kontraktor yang dapat diajak kerjasama. Ketahui titik-titik pesaing dan keunggulan lokasi yang Anda rencanakan dibandingkan dengan yang lain. Sampai Anda mampu membuat detail kelayakan proyek.

Langkah Keempat : Gandeng Investor
Jika modal Anda untuk proyek development cekak, alangkah baik jika menggandeng investor. Investor tentu tertarik bila pengembalian atas modal yang ditanamkan di proyek berkembang dan menghasilkan laba. Anda bisa menawarkan pola 60:40, dimana 60% dari keuntungan bersih akan kembali ke investor. Atau pola-pola lain yang mungkin Anda temukan di kemudian hari. Bisa juga dengan menggunakan fasilitas kredit bank seperti KYG BTN atau dengan memanfaatkan KPR Indent.

Langkah Kelima : Urus Perijinan
Setelah kesepakatan dengan pemilik tanah dan investor sudah didapatkan. Proses perijinan perlu dijalankan. Hanya saja perijinan di satu daerah dengan daerah lainnya dapat berbeda satu sama lain. Tidak ada pakem yang sama untuk diikuti. Bila daerah tersebut memiliki Dinas Satu Atap, akan memudahkan Anda mengurus perijinan. Jika tidak Anda musti bergerilya dari BPN, Bappeda, Kimpraswil untuk mengetahui urutan perijinan. Atau lebih mudahnya, berikan saja kewenangan kepada notaris yang sudah ahli di bidang perijinan untuk mengurus perijinan lokasi Anda. Bisa juga dengan memanfaatkan jasa pengurus ijin free lance.

Langkah Keenam : Pemasaran Setelah perijinan diperoleh, setidaknya dipastikan dapat diperoleh, maka lanjutkan dengan promosi dan penjualan. Banyak cara dalam promosi. Ada out door dan In door. Dengan spanduk, billboard, umbul-umbul, iklan koran, website, pameran, brosur dan lain-lain.

Langkah Ketujuh : Pelaksanaan
Setelah enam langkah diatas Anda lewati, inilah langkah terakhir yang menjadi penentu kesuksesan Anda, yaitu melaksanakan proyek development. Melaksanakan proyek tidaklah lebih mudah dari enam langkah sebelumnya. But, ada satu cara untuk meringankan langkah terakhir ini, yaitu dengan memanfaatkan jasa kontraktor. Daripada Anda direpotkan oleh beraneka macam permasalahan proyek, lebih baik berbagi pekerjaan dengan pihak kontraktor. Beri kesempatan mereka menjadi subkont di proyek Anda. Tentunya Anda harus mencermati lebih dahulu mana kontraktor yang bertanggungjawab dan jujur dengan kualitas, mana kontraktor yang hanya menjual janji demi mengejar keuntungan semata.

Oke, sudah siap melangkah..?? Jangan ragu, mulailah..!! Karena banyak orang lain yang sudah siap. Ingat, tahun 2012 – 2015 ini adalah tahunnya bisnis dan investasi properti. Untuk memperdalam pengetahuan Anda tentang dunia developer properti dan trik bisnisnya, silakan ikuti Training Certified property development (klik Banner dibawah)


Legalitas Kepemilikan Tanah

Written By Unknown on Monday, April 1, 2013 | 11:36 PM



Sering kali kita mendengar masalah tentang legalitas kepemilikan tanah, terutama di kota-kota besar, sehingga menimbulkan sengketa tanah yang berkepanjangan. Disini kita akan sedikit membahas tentang legalitas kepemilikan tanah.

Kepemilikan tanah mengandung 2 aspek pembuktian agar kepemilikan tersebut dapat dikatakan kuat dan sempurna, yaitu :

A. Bukti Surat
Bukti kepemilikan yang terkuat adalah sertifikat tanah, namun itu tidaklah mutlak. Artinya, sebuah sertifikat dianggap sah dan benar selama tidak terdapat tuntutan pihak lain untuk membatalkan sertifikat tersebut. ada 4 prinsip yang wajib dipenuhi dalam penerbitan sertifikat hak atas tanah yaitu:

1)      dasar hukum (alas hak kepemilikan).
Hal ini untuk mengetahui/memastikan dengan dasar apa tanah tersebut diperoleh; apakah jual beli, hibah, warisan, tukar-menukar, atau dari hak garap tanah negara, termasuk juga riwayat tanahnya;
2)      Identitas pemegang hak (kepastian subyek).
Untuk memastikan siapa pemegang hak sebenarnya dan apakah orang tersebut benar-benar berwenang untuk mendapatkan hak tanah yang dimaksud;
3)      Letak dan luas obyek tanah (kepastian obyek).
Yang diwujudkan dalam bentuk surat ukur/gambar untuk memastikan di mana letak/batas-batas dan luas tanah tersebut agar tidak tumpang tindih dengan tanah orang lain, termasuk untuk memastikan obyek tanah tersebut ada atau tidak ada (fiktif).
4)      Prosedur penerbitannya (prosedural).
Harus memenuhi asas publisitas yaitu dengan mengumumkan pada kantor kelurahan atau kantor pertanahan setempat tentang adanya permohonan hak atas tanah tersebut, agar pihak lain yang merasa keberatan dapat  mengajukan sanggahan sebelum pemberian hak (sertifikat) itu diterbitkan (pengumuman tersebut hanya diperlukan untuk pemberian hak/sertifikat baru bukan untuk balik nama sertifikat).

B.   Bukti Fisik
Ini untuk memastikan bahwa orang yang bersangkutan benar-benar menguasai secara fisik tanah tersebut dan menghindari terjadi dua penguasaan hak yang berbeda yaitu hak atas (fisik) dan hak bawah (surat). Hal ini penting di dalam proses pembebasan tanah, khususnya dalam pelepasan hak atau ganti rugi, dan untuk memastikan bahwa si pemegang surat (sertifikat) tersebut tidak menelantarkan tanah tersebut karena adanya fungsi sosial tanah. Namun yang paling penting adalah aspek legalnya. Juga beberapa hal tentang pembayaran dan penandatanganan Akta Jual Beli (AJB), guna mencegah kerugian di kemudian hari. Beberapa hal yang perlu diperhtikan antara lain:

1. Pengecekan keabsahan sertifikat tanah di kantor pertanahan setempat dan memastikan rumah tersebut letaknya sesuai dengan gambar situasi di sertifikat.
2. Memastikan bahwa si penjual adalah pemegang hak yang sah atas rumah tersebut dengan cara memeriksa buku nikah dan Fatwa Waris, untuk mengetahui siapa saja ahli waris yang sah, karena harta tersebut adalah harta warisan dari suaminya.
3. Meminta surat keterangan dari pengadilan negeri setempat, apakah rumah tersebut dalam sengketa atau tidak.
4. Meminta keterangan tentang advis planning dari Kantor Dinas Tata Kota setempat untuk mengetahui rencana perubahan peruntukan di lokasi tersebut.
5. Memeriksa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk memastikan apakah renovasi tersebut sesuai dengan IMB perubahannya. Jika tidak bangunan itu bisa disegel atau denda.
6. Memastikan yang menandatangani AJB dari pihak penjual adalah ahli waris yang sah atau setidaknya mempunyai kuasa untuk kepentingan tersebut.
Semua transaksi tanah dan bangunan bisa dilakukan dengan aman apabila sesuai dengan prosedur legal yang berlaku

Semoga Bermanfaat !!!
Untuk Lebih expert di bidang Property silahkan mampir ke sini
 
Support : Blog Unik | Website PBA | Property bussiness academy
Copyright © 2011. Training Property - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger